Pelatih timnas senior Wim Rijsbergen melakukan aksi bungkam kepada media usai memimpin latihan hari pertama tim Garud di lapangan C Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (2/10).
Hal ini dilakukan Rijsbergen menyusul pemberitaan terkait timnas senior pasca dikalahkan Bahrain 2-0 di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia awal September lalu.
Selepas latihan, Rijsbergen enggan diwawancarai wartawan. Kondisi ini berbalik 180 derajat dibandingkan sebelum laga menghadapi Bahrain. Saat itu, pelatih asal Belanda ini bersedia menjawab pertanyaan wartawan.
Rijsbergen juga mengingatkan wagar ofisial timnas tidak memberikan pernyataan mengenai kondisi tim nasional kepada media. Humas timnas senior Dessy Cristina menyatakan, Rijsbergen hanya bersedia memberikan keterangan dalam sesi konferensi pers.
Setelah dilakukan perundingan, akhirnya manajemen timnas menunjuk asisten pelatih Liestiadi untuk memberikan keterangan kepada wartawan. Namun, penjelasan itu hanya seputar masalah teknis latihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar