Senin, 24 Oktober 2011

Simoncelli Tewas di Sirkuit Sepang

DUNIA balap Moto-GP berduka. Pembalap Gresini Honda asal Italia, Marco Simoncelli, kemarin, tewas setelah mengalami kecelakaan saat berlomba di lap kedua Moto-GP Malaysia.

Insiden maut di Sirkuit Sepang itu berawal ketika motor Simoncelli tergelincir saat menikung. Malangnya, setelah terjatuh, ia tertabrak pembalap Colin Edwards (AS) dan disusul kemudian Valentono Rossi (Italia) yang berpacu di belakangnya.

Direktur medis Moto-GP Michele Macchiagodena mengungkapkan Simoncelli tewas akibat massive trauma di kepala, leher, dan dadanya. "Ketika staf medis kami tiba, dia sudah tidak sadar. Di ambulans, mereka mulai memberikan CPR (cardiac pulmonary resuscitation). Namun, semua itu sia-sia. Tepat pukul 16.56 (waktu Malaysia), dia dipastikan meninggal," ujar Macchiagodena.

Pihak penyelenggara Moto-GP Malaysia akhirnya memutuskan untuk membatalkan balapan setelah sebelumnya mengabarkan bahwa balapan akan dimulai lagi beberapa saat setelah jeda.

Tewasnya Simoncelli, 24, merupakan yang terburuk di Moto-GP sejak Daijiro Katoh, pembalap Gresini, yang meninggal dunia karena cedera pada perlombaan di Jepang pada 2003.

Pembalap yang lahirkan di Cattolica, 20 Januari 1987, itu menyudahi karier balap domestiknya dengan pindah ke tim Aprilia pada 2002. Saat itu, ia mengikuti kejuaraan grand prix kelas 125 cc.

Kemenangan pertama didapat pada 2004 setelah ia memulai balap dari pole position di GP Spanyol. Kemudian pada 2006, ia naik ke kelas 250 cc dan pindah ke Tim Gilera. Bersama tim ini, Simoncelli meraih gelar juara dunia pada 2008. Kepastiannya gelar juara itu setelah ia finis nomor tiga pada di Sirkuit Sepang.

Pada 2010 Simonelli pindah ke Moto-GP dengan membela Gresini Honda. Hasil terbaiknya merebut posisi kedua, saat Casey Stoner memastikan gelar juaranya di GP Australia pekan lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar