Senin, 13 Juni 2016



HCL America



Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Manajemen Operasi Global

Disusun oleh :

                            Imam Pambudi                                          (12130064)
                            Kukuh Prasetyo                                         (12130073)
                            Muhammad Rizky Syafaruddin                (12130094)
                            Muhammad Yasin Nuha                           (12130095)
                           

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jateng
Jalan Pemuda No. 4 A Semarang
2016

 


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Melihat bagaimana sebuah perusahaan pemprograman perangkat lunak kustom mengambil keuntungan dari perbedaan antara Amerika dan India dengan melihat dari segi biaya tenaga ahli untuk memberikan layananan yang khusus kepada pelanggandan harga yang lebih murah. HCL Amerika menawarkan 3 metode kerja kepada pelanggannya untuk mendapatkan pelayanannya. Perusahaan dapat mengirim tenaga ahlinya untuk bekerja pada pelanggan/ konsumennya dalam kurun waktu sementara, melakukan proyek pemrograman yang difasilitasi di Amerika atau mengirim  pekerjaan untuk perusahaan software di India. Sebuah jangkauan dari beberapa faktor,  termasuk biaya menentukan yang mana dari metode yang baik untuk sebuah proyek pelanggan khusus. Pelanggan yang mengirim kerja ke India sering mendapat 50% dari biaya kerja yang dilakukan di Amerika. Keputusan utama dilihat dari adanya pelanggan yang berpotensi membeli layanan. Oleh karena itu Satesh Lele harus memutuskan apakah menyewa HCL Amerika atau pesaing, atau menggunakan tenaga ahli sendiri, untuk sebuah proyek penting tersebut. Jika Satesh Lele menyewa HCL Amerika dia harus memutuskan diantara 3 metode kerja yang di tawarkan.Apakah dia harus bekerja tetap di perusahaan Amerika atau tetap di India.
1. Bagaimana sebaiknya Satesh Lele mengalokasikan kerja yang tersisa di proyek sistem integrasi untuk staf teknologinya, jika dia menyewa HCL Amerika, staffnya bekerja disana, dan mendapat fasilitas di Sunnyvale, California/ pada HCL Amerika atau bekerja dengan tetap di India?
2.    Termasuk dalam jenis bisnis apakah HCL Amerika ? Bagaimana cara HCL Amerika dalam menciptakan nilai ?
3.      Bagaimana dampak perkembangan IT terhadap HCL Amerika ?
4.  Apa yang harus dilakukan eksekutif HCL Amerika untuk mencapai tujuan dalam meningkatkan pendapatan dari $22 menjadi $60 juta dalam waktu 2 tahun untuk membuat sebuah keuntungan ?
5.    Apakah gesekan antar tenaga ahli perangkat lunak menimbulkan masalah serius bagi HCL Amerika ? jika demikian bagaimana perusahaan harus mengatasinya ?
  


 

BAB II
LANDASAN TEORI

A.      Offshore Manufacturing
Perakitan atau manufaktur penuh di negara di mana tenaga kerja dan atau bahan baku yang lebih murah berada, kemudian setelah menjadi barang jadi, lalu siap diekspor dan atau diimpor ke negara pembuat. Cara ini dipilih karena tenaga kerja dan biaya bahan baku yang relatif lebih murah.
Ada sejumlah manfaat yang dapat berasal dari pergeseran jalur produksi untuk memproduksi komponen atau seluruh offshore manufacturing. Alasan utama untuk pembuatan offshore manufacturing adalah biaya. Dengan offshore manufacturing cara dan proses mahal lainnya selama produksi dapat secara signifikan mengurangi biaya, tujuannya adalah untuk membantu pelanggan tetap sangat kompetitif. Tenaga kerja dan pengadaan bahan baku lebih dekat ke sumber memberikan penghematan yang luar biasa. Bukan rahasia bahwa tingkat tenaga kerja lebih rendah jika dekat dengan bahan baku dan tenaga kerja.
Offshore Manufaktur akan menghemat uang tetapi tidak harus mengganti kualitas teknik dan inspeksi yang tepat dari produk sebelum mereka pergi ke luar negeri. Hal ini penting untuk mengembangkan proses untuk memeriksa setiap perakitan dan produk yang diproduksi untuk memastikan kualitas tetap konsisten. Sementara ada kepercayaan yang melekat antara fasilitas offshore manufacturing dan perusahaan yang membuat produk, adalah penting bahwa bagian-bagian tetap diperiksa secara teratur.

B.       Arbitrage Network
Praktik untuk memperoleh keuntungan dari perbedaan harga yang terjadi di antara dua pasar keuangan. Arbitrase ini merupakan suatu kombinasi penyesuaian transaksi atas dua pasar keuangan di mana keuntungan yang diperoleh adalah berasal dari selisih antara harga pasar yang satu dengan yang lainnya. Arbitrase mengeksploitasi efek dan memilih untuk mengkhususkan diri dalam salah satu kategori perdagangan, dengan mempertimbangkan semua strategi arbitrase lainnya.

C.      INTERNATIONAL SOURCING
Sebuah strategi pengadaan di mana bisnis berupaya untuk menemukan biaya lokasi yang paling efisien untuk pembuatan produk, bahkan jika lokasi di negara asing . Sebagai contoh,  jika produsen mainan menemukan bahwa biaya produksi dan pengiriman yang lebih rendah di negara asing karena upah yang lebih rendah dari karyawan asing, perusahaan mungkin menutup pabrik domestik dan menggunakan produsen asing.
International sourcing mengandalkan sumber tenaga pencari yang tersedia di seluruh dunia untuk mencari pasokan bahan baku, dan mempertimbangkan kemampuan suatu negara untuk memberikan produk dan layanan tepat waktu dan dengan pengertian bahwa barang yang dikirim dengan kualitas baik , atau yang telah lulus persyaratan kualitas kontraktor dari perusahaan, dan dapat dijual dengan keuntungan yang lebih tinggi.


  
BAB III
PEMBAHASAN

1.      Dilihat dari faktor biaya, maka seharusnya Sateesh Lele mengalokasikan sisa pekerjaan pada proyek integrasi sistem teknology mengirim pekerjaan itu ke India melalui offsourcing manufacturing. Dari informasi yang diperoleh, pelanggan yang mengirim pekerjaan ke India sering menghemat 50% daripada biaya melakukan pekerjaan di Amerika Serikat. Satu keuntungan offsourcing manufacturing yang ditawarkan adalah bahwa panjang sebuah proyek dapat dikurangi karena lebih mudah dan lebih murah untuk menambah staf sementara di India. Selain itu, perbedaan waktu lebih dari 13 jam antara India dan California bekerja sebagai keuntungan, ketika tim AS HCL sedang tidur, tim di India bekerja, dan sebaliknya. Outsourcing teknis tidak lagi dipandang sebagai alat jangka pendek pemotongan biaya dengan fokus sekarang beralih ke jangka kompetitif keuntungan.
2.      Jenis bisnis HCL Amerika yaitu program piranti lunak ( software ), untuk mengkreasikan manfaatnya HCL juga menjangkau bidang produk enginering, custom & package aplications, Business process outsourcing, jasa infrastruktur IT, hardware IT, sistem integrasi, dan teknologi informasi dan komunikasi.
3.      Dampak pengembangan Teknologi dari HCL Amerika yaitu telah menciptakan kemampuan untuk mendistribusikan nilai bagi seluruh pelanggan TI melalui pendistribusian, baik portofolio layanan kekuatan domain yang signifikan, dan distribusi geografis lokal yang relevan.
4.      Saat ini kondisi Ekonomi yang masih bagus membantu perusahaan ini untuk memperluas dan memperkuat infrastruktur TI mereka, dengan fokus peningkatan pada Jaringan, berkembangnya bisnis real-time, membantu perusahaan menjadi lebih efektif biaya, lincah dan efisien, dan berpeluang mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

5.      Insinyur software menanggapi masalah serius untuk HCL Amerika, dengan memilih jalan yang sudah di tawarkan HCL Amerika untuk membeli pelayanannya, yaitu perusahaan dapat mengirim insinyurnya untuk bekerja pada pelanggan utamanya dalam jangka waktu sementara, melakukan pemrogaman proyek di fasilitas US, atau mengirim pekerjaan untuk perusahaan software di India.



BAB IV
KESIMPULAN

Business process outsourcing, jasa infrastruktur IT, hardware IT, sistem integrasi, dan teknologi informasi dan komunikasi. Dampak pengembangan Teknologi dari HCL Amerika yaitu telah menciptakan kemampuan untuk mendistribusikan nilai seluruh pelanggan TI lanskap melalui pendistribusian, baik portofolio layanan kekuatan domain yang signifikan, dan distribusi geografis lokal yang relevan. HCL Amerika melakukan jangkauan untuk menaikkan pendapatan dalam 2 tahun untuk mencapai 60 juta dolar, karena ekonomi yang booming telah memicu organisasi untuk memperluas dan memperkuat infrastruktur TI mereka, dengan fokus peningkatan pada jaringan, berkembangnya bisnis real-time, membantu perusahaan menjadi lebih efektif biaya, lincah dan efisien, dan berpeluang mendapatkan keuntungan yang banyak. Insinyur software menanggapi masalah serius untuk HCL Amerika, dengan memilih jalan yang sudah di tawarkan HCL Amerika untuk membeli pelayanannya, yaitu perusahaan dapat mengirim insinyurnya untuk bekerja pada pelanggan utamanya dalam jangka waktu sementara, melakukan pemrogaman proyek di fasilitas US, atau mengirim pekerjaan untuk perusahaan software di India.
Berdasarkan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa HCL America termasuk dalam kategori perusahaan Multinational Corporate (MNC). Karena telah berusaha dibanyak negara, dan mereka memiliki sebuah kantor pusat di mana mereka mengkoordinasi manajemen global. Selain itu HCL America memiliki dana yang melewati dana banyak negara. Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena pengaruh ekonomi mereka yang sangat besar bagai para politisi, dan juga sumber finansial yang sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi politik.




DAFTAR PUSTAKA
Curtis P. McLaughlin, James A. Fitzsimmons, (1996) "Strategies for globalizing service operations", International Journal of Service Industry Management, Vol. 7 Iss: 4, pp.43 – 57
The Service Productivity and Quality Challenge
Volume 5 dari Environment & Chemistry Editor Patrick T. Harker Kontributor Patrick T. HarkerEdisiberilustrasiPenerbitSpringer,        1995ISBN0792334477, 9780792334477Tebal507 halaman  
http://www3.imperial.ac.uk/pls/portallive/docs/1/28779697.PDF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar