HCL
America
Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Manajemen Operasi Global
Disusun oleh :
Imam Pambudi (12130064)
Kukuh Prasetyo (12130073)
Muhammad Rizky
Syafaruddin (12130094)
Muhammad Yasin Nuha (12130095)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jateng
Jalan Pemuda No. 4 A Semarang
2016
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Melihat bagaimana sebuah perusahaan pemprograman perangkat lunak kustom mengambil keuntungan dari perbedaan antara Amerika dan India dengan melihat
dari segi biaya tenaga ahli untuk memberikan layananan yang khusus kepada pelanggandan harga yang lebih murah. HCL Amerika menawarkan 3 metode kerja kepada pelanggannya untuk mendapatkan pelayanannya. Perusahaan dapat mengirim tenaga ahlinya untuk bekerja pada
pelanggan/ konsumennya dalam kurun waktu
sementara, melakukan proyek pemrograman yang difasilitasi di Amerika atau mengirim pekerjaan untuk perusahaan software di India.
Sebuah jangkauan dari beberapa faktor, termasuk biaya menentukan yang mana dari metode yang baik untuk
sebuah proyek pelanggan khusus. Pelanggan yang mengirim kerja ke India sering mendapat 50% dari biaya kerja yang dilakukan di Amerika.
Keputusan utama dilihat dari adanya pelanggan yang berpotensi membeli layanan.
Oleh karena itu Satesh Lele harus memutuskan apakah menyewa HCL Amerika atau
pesaing, atau menggunakan tenaga ahli sendiri, untuk
sebuah proyek penting tersebut. Jika Satesh Lele menyewa HCL Amerika dia harus
memutuskan diantara 3 metode kerja yang di tawarkan.Apakah dia harus bekerja tetap
di perusahaan Amerika atau tetap di India.
1. Bagaimana
sebaiknya Satesh Lele mengalokasikan kerja yang tersisa di proyek sistem
integrasi untuk staf teknologinya, jika dia menyewa HCL Amerika, staffnya
bekerja disana, dan mendapat fasilitas di Sunnyvale, California/ pada HCL Amerika atau bekerja dengan tetap di India?
2. Termasuk dalam jenis
bisnis apakah HCL Amerika ? Bagaimana cara HCL Amerika dalam menciptakan nilai ?
3.
Bagaimana dampak
perkembangan
IT terhadap HCL Amerika ?
4. Apa yang harus
dilakukan eksekutif HCL Amerika untuk mencapai tujuan dalam meningkatkan
pendapatan dari $22 menjadi $60 juta dalam waktu 2 tahun untuk membuat sebuah
keuntungan ?
5. Apakah gesekan antar tenaga ahli perangkat lunak
menimbulkan masalah serius bagi HCL Amerika ? jika demikian bagaimana
perusahaan harus mengatasinya ?
BAB II
LANDASAN
TEORI
A. Offshore Manufacturing
Perakitan atau
manufaktur penuh di negara di mana tenaga kerja dan atau bahan baku yang lebih
murah berada, kemudian setelah menjadi barang jadi, lalu siap diekspor dan atau
diimpor ke negara pembuat. Cara ini dipilih karena tenaga kerja dan biaya bahan
baku yang relatif lebih murah.
Ada sejumlah manfaat yang dapat berasal
dari pergeseran jalur produksi untuk memproduksi komponen atau seluruh offshore
manufacturing. Alasan utama untuk pembuatan offshore manufacturing adalah
biaya. Dengan offshore manufacturing cara dan proses mahal lainnya selama
produksi dapat secara signifikan mengurangi biaya, tujuannya adalah untuk
membantu pelanggan tetap sangat kompetitif. Tenaga kerja dan pengadaan bahan
baku lebih dekat ke sumber memberikan penghematan yang luar biasa. Bukan
rahasia bahwa tingkat tenaga kerja lebih rendah jika dekat dengan bahan baku
dan tenaga kerja.
Offshore Manufaktur akan menghemat uang
tetapi tidak harus mengganti kualitas teknik dan inspeksi yang tepat dari
produk sebelum mereka pergi ke luar negeri. Hal ini penting untuk mengembangkan
proses untuk memeriksa setiap perakitan dan produk yang diproduksi untuk
memastikan kualitas tetap konsisten. Sementara ada kepercayaan yang melekat
antara fasilitas offshore manufacturing dan perusahaan yang membuat produk,
adalah penting bahwa bagian-bagian tetap diperiksa secara teratur.
B. Arbitrage Network
Praktik untuk memperoleh keuntungan dari
perbedaan harga yang terjadi di antara dua pasar keuangan. Arbitrase ini
merupakan suatu kombinasi penyesuaian transaksi atas dua pasar keuangan di mana
keuntungan yang diperoleh adalah berasal dari selisih antara harga pasar yang
satu dengan yang lainnya. Arbitrase mengeksploitasi efek dan memilih untuk
mengkhususkan diri dalam salah satu kategori perdagangan, dengan
mempertimbangkan semua strategi arbitrase lainnya.
C. INTERNATIONAL SOURCING
Sebuah strategi pengadaan di mana bisnis
berupaya untuk menemukan biaya lokasi yang paling efisien untuk pembuatan
produk, bahkan jika lokasi di negara asing . Sebagai contoh, jika produsen mainan menemukan bahwa biaya
produksi dan pengiriman yang lebih rendah di negara asing karena upah yang
lebih rendah dari karyawan asing, perusahaan mungkin menutup pabrik domestik
dan menggunakan produsen asing.
International sourcing mengandalkan
sumber tenaga pencari yang tersedia di seluruh dunia untuk mencari pasokan
bahan baku, dan mempertimbangkan kemampuan suatu negara untuk memberikan produk
dan layanan tepat waktu dan dengan pengertian bahwa barang yang dikirim dengan
kualitas baik , atau yang telah lulus persyaratan kualitas kontraktor dari
perusahaan, dan dapat dijual dengan keuntungan yang lebih tinggi.
BAB III
PEMBAHASAN
1. Dilihat dari faktor biaya, maka seharusnya Sateesh Lele
mengalokasikan sisa pekerjaan pada proyek integrasi sistem teknology mengirim pekerjaan
itu ke India melalui offsourcing manufacturing. Dari informasi yang diperoleh,
pelanggan yang mengirim pekerjaan ke India sering menghemat 50% daripada biaya
melakukan pekerjaan di Amerika Serikat. Satu keuntungan offsourcing
manufacturing yang ditawarkan adalah bahwa panjang sebuah proyek dapat
dikurangi karena lebih mudah dan lebih murah untuk menambah staf sementara di
India. Selain itu, perbedaan waktu lebih dari 13 jam antara India dan
California bekerja sebagai keuntungan, ketika tim AS HCL sedang tidur, tim di
India bekerja, dan sebaliknya. Outsourcing teknis tidak lagi dipandang sebagai
alat jangka pendek pemotongan biaya dengan fokus sekarang beralih ke jangka
kompetitif keuntungan.
2. Jenis bisnis HCL Amerika yaitu program piranti lunak ( software ), untuk
mengkreasikan manfaatnya HCL juga menjangkau
bidang produk enginering, custom & package aplications, Business process
outsourcing, jasa infrastruktur IT, hardware IT, sistem integrasi, dan teknologi
informasi dan komunikasi.
3. Dampak pengembangan Teknologi dari HCL Amerika yaitu telah menciptakan
kemampuan untuk mendistribusikan nilai bagi seluruh pelanggan TI melalui pendistribusian, baik portofolio layanan kekuatan domain yang signifikan, dan
distribusi geografis lokal yang relevan.
4. Saat ini kondisi Ekonomi yang masih bagus membantu perusahaan ini
untuk memperluas dan memperkuat infrastruktur TI mereka, dengan fokus
peningkatan pada Jaringan, berkembangnya bisnis real-time, membantu perusahaan
menjadi lebih efektif biaya, lincah dan efisien, dan berpeluang mendapatkan
keuntungan yang lebih banyak.
5. Insinyur software menanggapi masalah serius untuk HCL Amerika, dengan memilih jalan yang sudah di tawarkan HCL Amerika untuk membeli pelayanannya, yaitu perusahaan dapat mengirim
insinyurnya untuk bekerja pada pelanggan utamanya dalam jangka waktu sementara,
melakukan pemrogaman proyek di fasilitas US, atau mengirim pekerjaan untuk
perusahaan software di India.
BAB IV
KESIMPULAN
Business process outsourcing, jasa infrastruktur IT, hardware IT, sistem
integrasi, dan teknologi informasi dan komunikasi. Dampak pengembangan
Teknologi dari HCL Amerika yaitu telah menciptakan kemampuan untuk
mendistribusikan nilai seluruh pelanggan TI lanskap melalui pendistribusian, baik portofolio layanan kekuatan domain yang signifikan, dan
distribusi geografis lokal yang relevan. HCL Amerika melakukan jangkauan untuk
menaikkan pendapatan dalam 2 tahun untuk mencapai 60 juta dolar, karena ekonomi yang booming telah memicu organisasi untuk memperluas dan memperkuat
infrastruktur TI mereka, dengan fokus peningkatan pada jaringan, berkembangnya
bisnis real-time, membantu perusahaan menjadi lebih efektif biaya, lincah dan
efisien, dan berpeluang mendapatkan keuntungan yang banyak. Insinyur software
menanggapi masalah serius untuk HCL Amerika, dengan memilih jalan yang sudah di
tawarkan HCL Amerika untuk membeli pelayanannya, yaitu perusahaan dapat
mengirim insinyurnya untuk bekerja pada pelanggan utamanya dalam jangka waktu
sementara, melakukan pemrogaman proyek di fasilitas US, atau mengirim pekerjaan
untuk perusahaan software di India.
Berdasarkan pembahasan maka dapat
disimpulkan bahwa HCL America termasuk dalam kategori perusahaan Multinational
Corporate (MNC). Karena telah berusaha dibanyak negara, dan mereka
memiliki sebuah kantor pusat di mana mereka mengkoordinasi manajemen global. Selain itu
HCL America memiliki dana yang melewati dana banyak negara.
Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena pengaruh ekonomi
mereka yang sangat besar bagai para politisi, dan juga sumber finansial yang
sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi politik.
DAFTAR
PUSTAKA
Curtis P.
McLaughlin, James A. Fitzsimmons, (1996) "Strategies for globalizing
service operations", International Journal of Service Industry Management,
Vol. 7 Iss: 4, pp.43 – 57
The Service Productivity and Quality
Challenge
Volume
5 dari Environment & Chemistry Editor Patrick
T. Harker Kontributor Patrick T.
HarkerEdisiberilustrasiPenerbitSpringer,
1995ISBN0792334477, 9780792334477Tebal507 halaman
http://www3.imperial.ac.uk/pls/portallive/docs/1/28779697.PDF

Tidak ada komentar:
Posting Komentar